Perlahan
Hati ini mati
Dan terus mati
Lelah
Ahh
Dipersetankan saja semua
Nafas yang tercungap itu
Harus kubunuh sahaja
Biar mati terus
Semua mimpi dan angan itu
Kerna tiada manusia yang kasihan
Saat mereka memperkosa hati dan nurani itu dengan kejam
Masih
Darah itu masih panas lagi
Labah-labah sudah kuburkan dengan sawangnya
Maka tinggallah hati kecil itu tak bernyawa
Sepi
No comments:
Post a Comment