Dari jendela kau melihat bintang-bintang tanggal
Satu demi satu
Berulang mengucapkan selamat tinggal
Berkali aku baca bait puisi
Karya M Aan Mansyur dari seberang
Sepertinya aku melihat bintang itu didepan mata
Dan benar-benar gugur
Mereka yang hilang
Atas pilihan aku sendiri
Ingin sekali aku berteriak
Menjerit mengerang
Sakit atas kebodohan aku dengan keputusan yang naif
Jantung hati aku celik dalam buta
Demi membuat kesilapan itu lagi
Bintang itu tanggal tanpa aku petik
Kau, dia, dia dan dia
Semakin hilang ditelan waktu
Dan kita tidak bisa lewati jalan itu sekali lagi
Sedang rindu itu hanya menjadi bingkai gambar sebuah kenangan
Untuk sebuah persahabatan yang sudah terlerai
Persis segelas kopi tanpa gula,
Pejamkan mimpi dari tidur,
Kata M Aan Manshur lagi
Begitu hidup aku tanpa kau, dia, dia dan dia..
Segelas Kopi O tanpa gula
Senyum dan tawa aku hilang manisnya
Hitam gelap seperti pekatnya malam tanpa bintang
Mungkin dengan kegelapan ini akan aku temui jalan
Demi mencari Dia yang abadi
Yang lebih aku rindui
No comments:
Post a Comment