Kadang luka yang paling dalam itu kita tanam jauh ke dalam dasar hati agar kita tepu untuk merasa sakit itu lagi..
Biar terasa seperti tak pernah wujud kisah itu dibenamkan hanya jadi mimpi..
Tapi memori yang disebut kenangan itu sering mengkhianati..
Tidak jelas namun kadang dipercik berkali kali..
Hingga menjadi tompokan harfiah keluar dari sanubari..
Flashback itu datang lagi dan lagi..
Seolah tak mahu mengerti..
Yang kenangan itu sepatutnya cuma mimpi..
Hujan..
Masih aku mencicip kopi jam 3pagi
Sambil mendengar lagu Bunga Abadi
Berteman segala sisa memori
Nyata otak manusia tidak mendelete
Hebat sungguh kuasa Ilahi
Moga ia tidak lagi menyakiti
No comments:
Post a Comment